CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, October 24, 2010

...Bunga Idaman??!!...

Petang tadi terlihat kepadaku sekuntum bunga. Kelopaknya indah dan berwarna-warni. Aku cuba mendekatinya tapi niatku terbantut tatkala melihat duri-duri tajam di batangnya; pasti duri-duri itu akan melukai jemariku.

Aku cuba mencium baunya tetapi amat payah lantaran sukar memegangnya. Aku mengeluh sendiri mencari bunga cantik yang bisa kusentuh lalu kuterlihat kepada sekuntum bunga tidak jauh dariku.

Aku menghampiri bunga itu.

Ia nampak cantik dari jauh. Kulihat batangnya yang tidak berduri, lalu aku sentuh dan aku cuba menciumnya tapi tak lama kemudian aku lepaskannya.

Baunya cukup membuatkan aku loya lalu aku terdengar suara manusia lain dibelakangku; sepasang adam dan hawa sedang bermanjaan. Lagak mereka sungguh menjengkelkan.

Aku mengumpat di dalam hati; rasa marah bila hukum Tuhan tak diendahkan.

Tak lama kemudian si adam memarahi si hawa. Aku hanya melihat dari jauh seperti menonton drama di televisyen lalu si adam meninggalkan si hawa seorang diri. Dia membiarkan gadis manis itu menangis hiba.

Pada masa yang sama aku terpandang seorang hawa berpakaian serba sopan, sederhana gayanya. Dia berjalan tidak jauh dariku.

Pakaiannya labuh tidak meransang nafsu. Alangkah senang hatiku melihatnya. Dia berjalan sambil menundukkan pandangannya. Adam di sisi langsung tidak menegur bukan kerana benci tetapi tanda hormat.

Aku tersenyum sendiri teringatkan dua kuntum bunga yang baru tadi aku lihat.

Aku mula bermonolog..

Bunga yang berduri itu pasti susah didekati sang kumbang. Bunga yang busuk itu pasti sudah dihisap madunya oleh sang kumbang lalu kumbang itu meninggalkannya setelah puas madunya dihisap.

Aku melihat kembali ke arah dua hawa tadi lalu aku bingkas bangun.

Siapakah aku?

Aku tergolong dalam kelompok bunga yang mana?

Tiba-tiba aku menangis merenung diriku sendiri...

"Ya Allah! Jadikanlah aku bunga idaman para mujahid... bunga idaman agama! Aku mahu kelopakku indah tanpa sedikitpun kotoran. Jadikanlah aku wanita solehah, wanita mukminah!"

Moga diriku seperti Khadijah, Masyitah, Aisyah, Muthiah dan Ainul Mardiah! Aku ingin menjadi bunga idaman Islam.




Saturday, October 23, 2010

.:Seorang gadis itu:.

Seorang gadis itu...
Yang lembut fitrah tercipta, halus kulit, manis tuturnya, lentur hati ... telus wajahnya, setelus rasa membisik di jiwa, di matanya cahaya, dalamnya ada air, sehangat cinta, sejernih suka, sedalam duka, ceritera hidupnya ...

Seorang gadis itu ...
hatinya penuh manja, penuh cinta, sayang semuanya, cinta untuk diberi ... cinta untuk dirasa ...
namun manjanya bukan untuk semua, bukan lemah, atau kelemahan dunia ... ia bisa kuat, bisa jadi tabah, bisa ampuh menyokong, pahlawan-pahlawan dunia ... begitu unik tercipta, lembutnya bukan lemah, tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah ...


Seorang gadis itu ...
teman yang setia, buat Adam dialah Hawa, tetap di sini ... dari indahnya jannah, hatta ke medan dunia, hingga kembali mengecap ni'matNya ...

Seorang gadis itu ...
bisa seteguh Khadijah, yang suci hatinya, tabah & tenang sikapnya, teman lah-Rasul, pengubat duka & laranya ... bijaksana ia, menyimpan ílmu, si teman bicara, dialah Áishah, penyeri taman Rasulullah, dialah Hafsah, penyimpan mashaf pertama kalamullah ...


Seorang gadis itu ...
bisa setabah Maryam, meski dicaci meski dikeji, itu hanya cerca manusia, namun sucinya ALLah memuji ... seperti Fatimah kudusnya, meniti hidup seadanya, puteri Rasulullah ... kesayangan ayahanda, suaminya si panglima agama, di belakangnya dialah pelita, cahya penerang segenap rumahnya, ummi tersayang cucunda Baginda ... bisa dia segagah Nailah, dengan dua tangan tegar melindung khalifah, meski akhirnya bermandi darah, meski akhirnya khalifah rebah, syaheed menyahut panggilan Allah.


Seorang gadis itu ...
perlu ada yang membela, agar ia terdidik jiwa, agar ia terpelihara ... dengan kenal Rabbnya, dengan cinta Rasulnya ... dengan yakin Deennya, dengan teguh áqidahnya, dengan utuh cinta yang terutama, Allah jua RasulNya, dalam ketaatan penuh setia . pemelihara maruah dirinya, agama, keluarga & ummahnya ...

Seorang gadis itu ...
melenturnya perlu kasih sayang, membentuknya perlu kebijaksanaan, kesabaran dan kemaafan, keyakinan & penghargaan, tanpa jemu & tanpa bosan, memimpin tangan, menunjuk jalan ...


Seorang gadis itu ...
yang hidup di alaf ini, gadis akhir zaman, era hidup perlu berdikari ... dirinya terancam dek fitnah, sucinya perlu tabah, cintanya tak boleh berubah, tak bisa terpadam dek helah, dek keliru fikir jiwanya, kerna dihambur ucapkata nista, hanya kerana dunia memperdaya ... kerna seorang gadis itu, yang hidup di zaman ini ... perlu teguh kakinya, mantap iman mengunci jiwanya, dari lemah & kalah, dalam pertarungan yang lama ... dari rebah & salah, dalam perjalanan mengenali Tuhannya, dalam perjuangan menggapai cinta, ni'mat hakiki seorang hamba, dari Tuhan yang menciptakan, dari Tuhan yang mengurniakan, seorang gadis itu ... anugerah istimewa kepada dunia!


Seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia, sebagai ábidah, dahípayah & mujahidah, pejuang ummah ... anak ummi & ayah, muslimah yang solehah ... kelak jadi ibu, membentuk anak-anak ummah, rumahnya taman ilmu, taman budi & ma'rifatullah ...

Seorang gadis itu ...
moga akan pulang, dalam cinta & dalam sayang, redha dalam keredhaan, Tuhan yang menentukan ... seorang gadis itu dalam kebahagiaan! Moga lah-Rahman melindungi, merahmati dan merestui, perjalanan seorang gadis itu ... menuju cintaNYA yang ABADI


Seorang gadis itu...
Andai dapat menjadi "buta ,tuli dan bisu.. gadis yang tidak pernah melihat lelaki selain mahramnya ,yang tidak pernah mahu mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT , gadis yang tidak pernah berbicara ghibah dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia".Alangkah bertuahnya jika masih lagi ada gadis seperti itu..InsyaALLAH..tidak mustahil jika masih wujud gadis seperti itu..(--j)